Klotok-klotok lewat seperti ingatan buruk yang keras kepala. Suara mesinnya membentur dinding-dinding kayu rumah terapung, memantul, saling tindih, sampai udara terasa penuh retakan kecil yang tak ter...

Aku melihat kaki Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada Menghentak-hentak seperti barisan tentara Kokoh berpijak seakan takkan pernah beranjak Aku melihat kaki Berjalan menapaki kepala, leher hin...

Hujan turun pelan sore itu, seperti ingin memperpanjang pertemuan kami yang serba kebetulan.Aku masih ingat bagaimana kamu berdiri di bawah payung biru, menatap langit yang mendung seolah sedang menim...

Ada rindu yang tidak berisik,ia hanya duduk diam di sudut malam,menyebut namamu perlahan,seolah takut membangunkan kenangan. Kau tahu,sejak pertemuan itu,setiap detik seakan belajarbagaimana caranya j...