Home / Puisi / Juntai

Juntai

Aku melihat kaki

Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada

Menghentak-hentak seperti barisan tentara

Kokoh berpijak seakan takkan pernah beranjak

Aku melihat kaki

Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada

Ini tak seberapa

Aku baik-baik saja

Aku melihat kaki

Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada

Kebetulan tak ada jalan lain yang bisa dilalui

Selain melewati kepala, leher hingga dada

Ya aku bisa apa? 

Hanya bisa melihat kaki

Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada

Bahkan jika kaki itu beranjak

Ia tetap tinggalkan jejak

Yang terus membuatku sesak

Dan berharap ditembak

Dor! 

Aku melihat kaki

Tak menapak

Berjuntai di langit-langit rumah

Berjalan menapaki luka, sesal dan trauma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *