Aku melihat kaki
Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada
Menghentak-hentak seperti barisan tentara
Kokoh berpijak seakan takkan pernah beranjak
Aku melihat kaki
Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada
Ini tak seberapa
Aku baik-baik saja
Aku melihat kaki
Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada
Kebetulan tak ada jalan lain yang bisa dilalui
Selain melewati kepala, leher hingga dada
Ya aku bisa apa?
Hanya bisa melihat kaki
Berjalan menapaki kepala, leher hingga dada
Bahkan jika kaki itu beranjak
Ia tetap tinggalkan jejak
Yang terus membuatku sesak
Dan berharap ditembak
Dor!
Aku melihat kaki
Tak menapak
Berjuntai di langit-langit rumah
Berjalan menapaki luka, sesal dan trauma





